Foto penyerahan bantuan modal usaha UMKM

BAZNAS Kota Tual Salurkan Bantuan Modal Usaha UMKM

15/07/2026 | Moksen Hatim, Ketua BAZNAS Kota Tual

Tual – 15/07/2026. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tual kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan ekonomi masyarakat melalui program pendayagunaan zakat produktif. Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan mustahik, BAZNAS Kota Tual menyalurkan bantuan modal usaha kepada 52 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berasal dari berbagai wilayah di Kota Tual.

Program bantuan modal usaha ini merupakan salah satu implementasi pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dihimpun dari para muzaki. Berbeda dengan bantuan yang bersifat konsumtif, bantuan modal usaha diberikan sebagai bentuk zakat produktif yang bertujuan mendorong para mustahik agar mampu mengembangkan usaha, meningkatkan pendapatan, serta mencapai kemandirian ekonomi secara berkelanjutan.

Ketua BAZNAS Kota Tual menyampaikan bahwa program ini merupakan salah satu program prioritas dalam bidang pemberdayaan ekonomi. Bantuan modal usaha diharapkan dapat menjadi stimulus bagi para pelaku UMKM untuk memperkuat usahanya sehingga mampu bertahan, berkembang, dan memberikan manfaat bagi keluarga maupun lingkungan sekitarnya.

"Bantuan modal usaha ini bukan sekadar pemberian dana, tetapi merupakan bentuk ikhtiar BAZNAS Kota Tual dalam memberdayakan mustahik agar memiliki usaha yang produktif dan berkelanjutan. Harapan kami, bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mengembangkan usaha sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga,"

Melalui bantuan tersebut, para penerima manfaat diharapkan memperoleh akses permodalan yang lebih mudah dan terjangkau. Modal yang diberikan dapat digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan usaha, seperti pembelian bahan baku, penambahan stok barang dagangan, pengadaan peralatan usaha, maupun kebutuhan produktif lainnya yang mendukung peningkatan kapasitas usaha.

Selain memperkuat modal usaha, program ini juga bertujuan meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha. Dengan tambahan modal, para pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan volume produksi maupun penjualan sehingga berdampak pada meningkatnya pendapatan dan keuntungan usaha.

BAZNAS Kota Tual juga berharap bantuan tersebut mampu menumbuhkan semangat kewirausahaan serta meningkatkan kemampuan mustahik dalam mengelola keuangan usaha secara lebih baik. Pengelolaan keuangan yang tertib dan pemanfaatan modal secara efektif menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan dan pertumbuhan usaha.

Sebanyak 52 mustahik yang menerima bantuan berasal dari berbagai jenis usaha mikro, antara lain usaha kuliner, perdagangan kecil, kios sembako, serta berbagai usaha produktif lainnya yang memiliki potensi untuk terus berkembang. Keberagaman jenis usaha ini menunjukkan bahwa sektor UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian masyarakat di Kota Tual.

Program pendayagunaan zakat produktif yang dilaksanakan BAZNAS Kota Tual juga menjadi bagian dari upaya mendukung pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi. Dengan memberikan akses permodalan kepada pelaku usaha kecil, diharapkan para mustahik mampu meningkatkan taraf hidupnya, menciptakan peluang kerja, serta memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Lebih dari sekadar bantuan finansial, BAZNAS Kota Tual memandang program ini sebagai investasi sosial yang bertujuan menciptakan perubahan kesejahteraan secara berkelanjutan. Oleh karena itu, para penerima manfaat diharapkan memanfaatkan bantuan yang diberikan secara bertanggung jawab, disiplin, dan produktif agar usaha yang dijalankan terus berkembang.

Melalui program ini, BAZNAS Kota Tual menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program pemberdayaan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Dengan dukungan para muzaki yang telah mempercayakan penyaluran zakat melalui BAZNAS, manfaat zakat diharapkan semakin luas dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Pada akhirnya, tujuan utama dari program zakat produktif ini adalah menciptakan transformasi kesejahteraan masyarakat. BAZNAS Kota Tual berharap para penerima bantuan tidak hanya mampu meningkatkan pendapatan dan memperkuat usahanya, tetapi juga secara bertahap beralih status dari mustahik menjadi muzaki, sehingga dapat ikut berkontribusi dalam membantu masyarakat lainnya melalui zakat. Inilah esensi pengelolaan zakat yang tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi membangun kemandirian ekonomi umat secara berkelanjutan.

KOTA TUAL

Copyright © 2026 BAZNAS

Kebijakan Privasi   |   Syarat & Ketentuan   |   FAQ  |   2.2.12